Persidangan Kasus Korupsi Pengelolaan Uang sewa Ruko Stadion Brawijaya Kota Kediri

Persidangan kasus Korupsi pengelolaan uang sewa Ruko Stadion Brawijaya

Penanganan Perkara Tindak Pidana Korupsi dugaan tindak pidana Korupsi pengelolaan uang sewa ruko stadion Brawijaya Tahun 2005 sampai dengan 2010 telah memasuki tahap penuntutan dipersidangan pada Pengadilan Tindak Pidana Korupsi Surabaya.  Perkara tersebut telah dilimpahkan ke Pengadilan TIPIKOR Surabaya oleh Jaksa Penuntut umum Kejaksaan Negeri Kediri tanggal 25 Mei 2015. Sampai dengan saat ini Jaksa Penuntut Umum telah menghadirkan sekitar 40 orang saksi dan menghadirkan dua orang ahli untuk menjerat terdakwa TRI WASPODO selaku Dirut PD. BPR Kota Kediri dan SUSETYO BUDIHARTO selaku staf PD BPR Kota Kediri. Para terdakwa didakwa telah melakukan penyelewengan / penyalahgunaan uang hasil sewa Ruko stadion Bawijaya dari tahun 2005 sampai dengan 2015, uang sewa ruko yang telah dibayarkan oleh para penyewa kepada terdakwa yang seharusnya disetorkan ke kas daerah Kota Kediri, ternyata tidak disetorkan ke kas Pemerintah Kota Kediri.  akibat perbuatan para terdakwa negara / pemerintah kota kediri dirugikan sebesar Rp. 274.252.720,-(dua ratus tujuh puluh empat juta dua ratus lima puluh dua ribu tujuh ratus dua puluh rupiah).  Para terdakwa oleh Jaksa Penuntut Umum di jerat dengan dakwaan Pertama :Pasal 2 ayat (1) jo pasal 18 UU No.31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU No.20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP atau Kedua Pasal 3 jo pasal 18 UU No.31/1999 tentang pemberantasan tindak pidana korupsi jo UU No.20/2001 jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP atau Ketiga pasal 8 UU No.20/2001 jo pasal 55 ayat (1) ke-1 KUHP jo pasal 64 ayat (1) KUHP

No Response

Leave a reply "Persidangan Kasus Korupsi Pengelolaan Uang sewa Ruko Stadion Brawijaya Kota Kediri"